Iropin Bagikan Kacamata Gratis untuk Anak SD di Purwakarta Cilegon
- account_circle adminjuare
- calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
- visibility 35
- comment 0 komentar

JUARE — Upaya meningkatkan kesehatan mata anak-anak kembali dilakukan Ikatan Profesi Optometris Indonesia (Iropin). Sebanyak 200 kacamata gratis diberikan kepada siswa SD di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, sebagai bagian dari program pemeriksaan mata yang telah berjalan sepanjang 2025. Seremoninya digelar pada Sabtu, 22 November 2025.
Program ini menyentuh dua kelurahan, yakni Pabean dan Tegal Bundar, dan terlaksana di empat sekolah: SD Pasar Bundar, SD Pecinan, SD Belacu, dan SD Pabean. Dari kurang lebih 700 siswa yang diperiksa, 200 di antaranya ternyata memiliki kelainan refraksi sehingga membutuhkan bantuan kacamata.

Angka Kelainan Mata pada Anak Cukup Tinggi
Koordinator Iropin, Ian, mengungkapkan keprihatinannya. Menurutnya, tren gangguan penglihatan pada anak semakin meningkat setelah pandemi.
“Hampir 50 persen anak mengalami kelainan refraksi. Ini cukup mengkhawatirkan, karena berdampak pada kemampuan mereka belajar,” ujarnya.
Pihak Iropin menilai deteksi dini penting agar gangguan mata tidak menghambat prestasi anak di sekolah.
Membantu Anak Melihat Masa Depannya
Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Olip dan Dian, turut hadir mendampingi kegiatan. Mereka menyampaikan bahwa banyak siswa yang tadinya kesulitan melihat papan tulis kini merasa lebih nyaman belajar.
“Alhamdulillah setelah memakai kacamata, penglihatan mereka jauh lebih baik. Faktor kebiasaan main gadget terlalu dekat juga jadi perhatian kita,” kata Olip.
Selain pembagian kacamata, para siswa juga mendapat edukasi sederhana tentang cara menjaga kesehatan mata.

Akan Diperluas Tahun Depan
Meskipun seremoni ini menjadi penutup rangkaian kegiatan di empat sekolah tersebut, Iropin dan Dinas Kesehatan memastikan program pemeriksaan mata akan diperluas pada 2026.
“Harapannya bisa menyasar siswa SMP, SMA, dan wilayah lain di Cilegon. Semakin banyak anak yang terbantu, semakin baik,” ujar perwakilan Dinkes.
Lewat kolaborasi ini, harapannya anak-anak bisa melihat dunia — dan masa depan mereka — dengan lebih jelas. Dengan mata sehat, semangat belajar pun tumbuh lebih kuat.



- Penulis: adminjuare


Saat ini belum ada komentar