Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Dinas Kesehatan » Tinawati Andra Soni Ajak Wujudkan Pariwisata Banten yang Inklusif

Tinawati Andra Soni Ajak Wujudkan Pariwisata Banten yang Inklusif

  • account_circle adminjuare
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

JUARE — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menghadiri kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata bagi penyandang disabilitas yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya mewujudkan sektor pariwisata yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan termasuk penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Tinawati menyampaikan apresiasi sekaligus rasa haru dapat hadir secara langsung di tengah para peserta pelatihan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terhadap kelompok difabel.

“Terima kasih atas undangannya. Ini kali pertama saya hadir dalam kegiatan seperti ini, dan saya sangat terharu bisa bertemu langsung dengan teman-teman penyandang disabilitas. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan awal, tetapi terus berlanjut dan berkembang,” ujar Tinawati, Selasa (11/11/2025).

Tinawati menjelaskan, keberadaan pelatihan ini selaras dengan visi dan misi Gubernur Banten untuk mewujudkan Banten yang indah, kuat, dan ramah bagi semua pihak. Sebagai Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Provinsi Banten, ia menegaskan pentingnya lingkungan pariwisata yang ramah anak, ramah keluarga, dan ramah disabilitas.

“Sebagai Bunda Literasi, saya juga ingin belajar dan berkontribusi. Termasuk belajar bahasa isyarat agar dapat lebih memahami dan berkomunikasi dengan teman-teman disabilitas. Saya berharap pelatihan ini menjadi langkah baik untuk bersama-sama menciptakan pariwisata yang benar-benar inklusif,” tambahnya.

Dalam sesi dialog dengan peserta, Tinawati bahkan menanggapi sejumlah masukan dari peserta difabel. Misalnya soal kebutuhan rambu visual bagi tuna rungu di lokasi wisata serta pelatihan pertolongan pertama bagi pemandu wisata. Ia menyambut baik aspirasi tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjutinya.

“Beberapa hal sudah kami catat, seperti kebutuhan rambu visual di lokasi wisata dan pelatihan pertolongan pertama bagi pemandu. Insya Allah akan kami bahas bersama Dinas Pariwisata untuk bisa dianggarkan pada tahun 2026,” jelasnya.

Tinawati menyampaikan, pelatihan seperti ini menjadi awal perhatian Pemprov Banten terhadap penyandang disabilitas. Pemerintah akan terus melaksanakan pelatihan lanjutan, termasuk pelatihan bahasa asing dan penanganan kecelakaan di lapangan.

“Ke depan kami ingin agar teman-teman difabel memiliki hak yang sama, baik sebagai pelaku usaha pariwisata maupun sebagai pemandu wisata profesional. Kami juga akan menjalin kerja sama dengan asosiasi-asosiasi pariwisata untuk memberdayakan mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dispar Provinsi Banten Eli Susiyanti menyampaikan, pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai komunitas difabel. Peserta berasal dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) sebanyak lima belas orang, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) delapan orang, Advokasi Inklusif Disabilitas (Audisi) delapan orang, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) delapan orang, Yayasan Difabel Mandiri Indonesia (YDMI) delapan orang, dan Yayasan Pendidikan Kesehatan Mandiri (YPKM) delapan orang.

Menurut Eli, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan teknis. Tetapi juga membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk berperan aktif di sektor pariwisata.

“Kami ingin mewujudkan wisata Banten yang aman dan dapat diakses oleh semua pihak, termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya.

Pelatihan ini menghadirkan berbagai narasumber dari Balawista, Gerakan Kesejahteraan Tunarungu Indonesia, dan Pusat Studi Kepariwisataan. Materi yang disampaikan mengenai dasar-dasar pemanduan wisata, etika pelayanan, komunikasi efektif, serta public speaking.

  • Penulis: adminjuare

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC GWI Kota Cilegon Kunjungi DPD GWI Banten, Ketua Umum Tekankan Solidaritas dan Profesionalisme Jurnalistik

    DPC GWI Kota Cilegon Kunjungi DPD GWI Banten, Ketua Umum Tekankan Solidaritas dan Profesionalisme Jurnalistik

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle adminjuare
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JUARE — Dewan Pimpinan Cabang Gabungnya Wartawan Indonesia (DPC GWI) Kota Cilegon melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi organisasi ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GWI Provinsi Banten, Minggu (25/01/2026). Kegiatan yang berlangsung di kantor Ketua Umum GWI, Syamsul Bahri, Kota Tangerang tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun sinergi berkelanjutan antar struktur GWI […]

  • ​Gubernur Andra Soni: Masyarakat Berpenghasilan Rendah Wajib Punya Kesempatan Miliki Rumah Layak Huni

    ​Gubernur Andra Soni: Masyarakat Berpenghasilan Rendah Wajib Punya Kesempatan Miliki Rumah Layak Huni

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JUARE — ​Gubernur Banten Andra Soni menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terhadap program Tiga Juta Rumah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikannya sebagai upaya menjamin masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Banten mendapatkan kesempatan memiliki rumah yang layak huni. ​”Ini adalah dukungan kami dalam menyukseskan program Tiga Juta Rumah Bapak Prabowo,” […]

  • Wakil Wali Kota Fajar Berkomitmen untuk Mewujudkan Cilegon Menjadi Kota Inklusif

    Wakil Wali Kota Fajar Berkomitmen untuk Mewujudkan Cilegon Menjadi Kota Inklusif

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JUARE — Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo berkomitmen untuk mewujudkan Kota Cilegon menjadi kota inklusif. Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri pementasan inklusif yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII yang bekerjasama dengan Sekolah Khusus Harapan (SKH) YPPLB Al-Kautsar dan padepokan Duta Seni KS di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Kamis 30 Oktober 2025. […]

  • Polres Cilegon laksanakaan sosialisasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara tahun ajaran 2026/2027.

    Polres Cilegon laksanakaan sosialisasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara tahun ajaran 2026/2027.

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JUARE — Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan sosialisasi penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA KEMALA TARUNA BHAYANGKARA TAHUN AJARAN 2026/2027 dengan membagikan brosur ke pengunjung Mal CCM Cilegon,Sabtu 15/11/25 Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr Martua Raja Taripar Laut Silitonga S.H S.IK M.S.I , Wakapolres Cilegon KOMPOL Arief Nazarudin Yusuf S.H.,S.I.K., […]

  • Penguatan Posyandu di Banten, Tinawati Andra Soni Buka Rakorda dan Serahkan Penghargaan

    Penguatan Posyandu di Banten, Tinawati Andra Soni Buka Rakorda dan Serahkan Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JUARE — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menuturkan bahwa sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam melaksanakan 6 Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) posyandu mulai dari tingkat pusat hingga desa dan kelurahan. Penegasan tersebut ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Penyerahan Penghargaan Lomba Posyandu 6 Bidang SPM Tingkat Provinsi […]

  • Bunda PAUD Tinawati Andra Soni: Makan Bergizi Harus Ditopang Sanitasi Lingkungan Bersih

    Bunda PAUD Tinawati Andra Soni: Makan Bergizi Harus Ditopang Sanitasi Lingkungan Bersih

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JUARE — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan bahwa agar program makanan bergizi dapat berjalan maksimal, perlu ditopang oleh sanitasi lingkungan yang baik. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih guna mendukung tumbuh kembang anak. Hal itu disampaikan Tinawati saat mengunjungi TK Negeri Tunas Merak yang […]

expand_less