Cilegon Raih Penghargaan Stunting Award 2025: Dinas Kesehatan Cilegon Jadi Teladan Pengendalian Stunting di Indonesia
- account_circle adminjuare
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
- visibility 176
- comment 0 komentar

CILEGON, JUARE.CO.ID —
Kota Cilegon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan berhasil meraih Stunting Award 2025, sebuah penghargaan bergengsi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atas keberhasilan dalam menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Keberhasilan ini tidak datang tiba-tiba. Di baliknya, ada kolaborasi erat antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, akademisi, hingga komunitas muda Cilegon yang ikut menggaungkan kesadaran gizi dan kesehatan keluarga. Di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Robinsar, Cilegon menunjukkan bahwa kerja cerdas, inovatif, dan gotong royong mampu mengubah tantangan menjadi prestasi.
“Kami ingin setiap anak Cilegon tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Ini bukan hanya tentang penghargaan, tapi tentang masa depan generasi kita,” ujar Wali Kota H. Robinsar dengan penuh semangat.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi semua pihak—dari tingkat kelurahan, tenaga medis, hingga dukungan sektor swasta dan digitalisasi program kesehatan.
“Kami mengembangkan berbagai inovasi, termasuk pemanfaatan platform digital dalam pemantauan gizi anak dan edukasi keluarga. Kolaborasi inilah yang mempercepat hasil nyata di lapangan,” jelasnya.
Cilegon menjadi salah satu kota yang berhasil mengintegrasikan pendekatan digital dan edukatif dalam pencegahan stunting. Melalui program literasi digital Generasi Juare Sehat, masyarakat diajak untuk memahami pentingnya pola makan bergizi, sanitasi layak, dan pemantauan tumbuh kembang anak melalui teknologi informasi.
Berdasarkan hasil Survey Status Gizi lndonesia (SSGI) tahun 2021 angka prevalensi stunting di Kota Cilegon sebesar 20,6%, tahun 2022 turun menjadi 19,1%, tahun 2023 naik menjadi 22,0 % berdasarkan Survey Kesehatan Indonesia (SKI), tahun 2024 turun menjadi 19,0%.
Program/ kegiatan prioritas percepatan penurunan stunting di Kota Cilegon :
- Pengukuran antropometri untuk mendapatkan data status gizi balita
- Pelaksanaan kelas ibu hamil dan ibu balita
- Diseminasi hasil surveilans gizi
- Audit Kasus Stunting
- Diseminasi Audit Kasus Stunting
- Pelaksanaan PMT Lokal
- Pelaksanaan Pos Gizi
- Pengelolaan Kesehatan Lingkungan Air bersih, jambanisasi, Stop BABS)
- Pelayanan Imunisasi
- Aksi Bergizi Remaja Putri
- Pelayanan kesehatan calon pengantin
- Peningkatan Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional
- Penyediaan obat program (Tablet Tambah Darah, Vit A, mineral mix, Formula-100, dll)
- Pelaksanaan Promosi Kesehatan Melalui Berbagai Media
Dukungan anggaran daerah dialokasikan kepada OPD terkait seperti Dinas kesehatan, Bappedalitbang, DP3AP2KB, Dindikbud, Dinsos, DKPP, Diskominfo, Dinas PUPR, Dinas Perkim, Kecamatan dan Kelurahan.
Kota Cilegon mempunyai berbagai inovasi upaya percepatan penurunan stunting antara lain;
- CFD( Citangkil Food Delivery ) Dari Chandra Asri saat ini sudah BERKEMBANG (dari tahun 2018-sekarang)
- DAPURASIK (Atasi Stunting Dengan Kolaborasi) dari BKKBN Provinsi Banten
- KAMUS(Kepedulian Masyarakat Untuk Stunting) Kecamatan Cilegon (Dari Swadaya Masyarakat).
- PERMATAANTING ( Pemberian Makanan Tambahan Anak Stunting ) di Kecamatan Grogol Dari Lotte
- PONDAN ( Pos Gizi Ciwandan ) di Kecamatan Ciwandan dari PT. Chandra Asri.
- GARASI( Gerakan Cegah Gizi Buruk Stunting ) di Citangkil 2 Dari PT. Chandra Asri.
- DASHAT ( Dapur Sehat Atasi Stunting ) Di 24 Kelurahan (Dari BAAS/Bapak Asuh Anak Stunting).
- GARDUKU PENTING (Gerakan Terpadu Kelurahan Bagendung Peduli Stunting).
- KAMU PENTING TERPOSTING (Kampanye Edukasi Pencegahan Stunting Terintegrasi pada Lokus Stunting). – Dinkes Cilegon.
- KEPITING GEMAS (Kelompok Pendukung penurunan Stunting Generasi Emas). – Dinkes Cilegon
- Pendampingan Balita Bermasalah Gizi – Dinkes Cilegon
Langkah inovatif ini menjadikan Cilegon tidak hanya sekadar penerima penghargaan, tetapi juga inspirator nasional dalam pembangunan kesehatan berbasis literasi dan teknologi.

“Cilegon hari ini adalah cerminan kota yang belajar, berkolaborasi, dan berinovasi. Inilah semangat Juare — generasi yang tumbuh dengan kesadaran, kepedulian, dan kemampuan untuk terus berkembang,” tulis redaksi JUARE.CO.ID dalam pernyataan editorialnya.
Dengan raihan Stunting Award 2025, Kota Cilegon meneguhkan komitmennya untuk terus bergerak maju: membangun generasi yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental, sosial, dan digital. Sebuah langkah nyata menuju “Cilegon Juare — Kota Literasi, Inovasi, dan Kolaborasi.”
Redaksi.






- Penulis: adminjuare


Saat ini belum ada komentar