Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Gubernur Andra Soni Tekankan ASN Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas Pelayanan

Gubernur Andra Soni Tekankan ASN Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas Pelayanan

  • account_circle adminjuare
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

JUARE — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya peningkatan kinerja seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Dengan begitu, kinerja ASN akan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kegiatan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) melalui zoom meeting, Kamis, 23 Oktober 2025, Andra menyampaikan bahwa selama lima tahun terakhir (2020–2024), SAKIP Provinsi Banten masih mempertahankan predikat B dengan nilai 69,31 poin hingga triwulan II tahun 2025.

“Masih diperlukan peningkatan sekitar 0,8 poin agar nilai SAKIP kita bisa naik ke kategori lebih tinggi. Ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi kita semua,” ujar Andra.

Namun, ia menegaskan, nilai SAKIP itu bukan tujuan utama. “Peningkatan pelayanan yang dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat merupakan tujuan kami,” ujarnya.

Ia juga mengakui jika dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Jawa, capaian Banten masih perlu ditingkatkan. Daerah Istimewa Yogyakarta telah meraih predikat AA, sedangkan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta berpredikat A.

“Sebagai provinsi di Pulau Jawa, kita harus mampu sejajar dengan daerah lain. Sesuai visi Banten Maju, Adil Merata, dan Tidak Korupsi, kami berkomitmen memperkuat akuntabilitas dan kinerja agar masyarakat merasakan manfaat nyata dari pemerintahan,” tegasnya.

Untuk itu, Andra meminta seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten untuk bekerja lebih kolaboratif dan berinovasi dalam menjalankan program pemerintah.

Ia menegaskan pentingnya memahami substansi dokumen perencanaan, mulai dari RPJMN, RPJMD, hingga Renstra perangkat daerah, termasuk indikator keberhasilan di setiap tingkatan. “Laksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan sinergi antarperangkat daerah. Lakukan monitoring dan evaluasi secara objektif, konsisten, dan transparan. Tingkatkan kreativitas serta inovasi agar pelayanan publik semakin mudah dan cepat dirasakan masyarakat,” ujar Andra.

Andra juga menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi informasi dalam setiap tahapan perencanaan dan evaluasi, agar akuntabilitas kinerja pemerintah dapat terukur dan transparan. “Dengan ikhtiar yang optimal, kita akan mampu meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan dan pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Banten. Itu akan tercermin dari meningkatnya nilai evaluasi implementasi SAKIP ke depan,” katanya.

Ia juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif. Persentase penduduk miskin Provinsi Banten hingga triwulan III tahun 2025 tercatat 5,63 persen, turun konsisten dalam tiga tahun terakhir dari 6,17 persen pada 2023 dan 5,70 persen pada 2024.

Selain itu, laju pertumbuhan ekonomi Banten mencapai 5,26 persen atau naik dibandingkan tahun 2024 sebesar 4,79 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 75,25 menjadi 76,35.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa kerja kita diakui oleh masyarakat melalui perbaikan kualitas tata kelola, pembangunan, dan pelayanan publik. Tapi kita tidak boleh puas, karena masih banyak tantangan yang perlu dihadapi bersama,” tutur Andra.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan KemenPANRB, Nurhasni memberikan apresiasi atas komitmen kuat Pemprov Banten dalam pelaksanaan SAKIP. “Kami yakin bahwa penguatan SAKIP di Provinsi Banten mendapat perhatian langsung dari Pak Gubernur. Seluruh jajaran perangkat daerah juga menunjukkan kekuatan luar biasa dalam menjelaskan capaian kinerjanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil evaluasi akan dibawa ke tim panel nasional pada November dan diumumkan pada Desember 2025. “Hasil ini tentu menjadi motivasi bagi seluruh ASN, terutama karena fokus SAKIP tahun ini adalah pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, dan pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Menutup pertemuan, pihak KemenPANRB menyampaikan harapan agar semangat kolaborasi dan komitmen reformasi birokrasi di Banten terus ditingkatkan. “Semangat untuk Provinsi Banten. Semoga hasil terbaik bisa diraih tahun ini,” pungkas Nurhasni.

Sekda Banten, Deden Apriandhi memaparkan progres implementasi SAKIP Pemprov Banten tahun 2025 yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam tata kelola pemerintahan, pengentasan kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemprov Banten telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil evaluasi SAKIP tahun sebelumnya melalui penyempurnaan pohon kinerja, penyusunan Renstra 2025–2029, dan penyesuaian target kinerja perangkat daerah yang terintegrasi dalam aplikasi SIMAKIP.

“Seluruh perangkat daerah kini sudah memiliki rencana aksi bulanan dan triwulanan yang diunggah di SIMAKIP. Proses monitoring, evaluasi, hingga pelaporan dilakukan secara digital dan transparan,” ujar Deden. Ia menjelaskan, pelaksanaan SAKIP di Banten kini didukung penuh oleh digitalisasi administrasi pemerintahan melalui aplikasi SIMAKIP yang mencakup modul perencanaan, pengukuran, evaluasi, hingga pelaporan. Dasar hukumnya tertuang dalam Pergub Nomor 36 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan SAKIP.

Ia juga menegaskan, arah kebijakan Pemprov Banten tahun 2025–2029 berfokus pada dua isu strategis utama, yakni pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi berkeadilan. “Melalui sistem tagging program lintas perangkat daerah, Pemprov Banten telah merancang logframe (kerangka logis)yang menautkan seluruh program ke sasaran makro pembangunan daerah,” ujarnya.

Sejumlah program unggulan ditampilkan sebagai bukti implementasi SAKIP yang berdampak langsung bagi masyarakat, di antaranya Program Sekolah Gratis, RSUD H. Muhammad Irsyad Djuwaeli di Pandeglang dan RSUD Uwes Qorni di Lebak, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), pendirian Koperasi Merah Putih di desa-desa untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan mengendalikan harga kebutuhan pokok, serta Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Deden juga menyampaikan bahwa capaian makro pembangunan daerah terus menunjukkan tren positif. Penurunan angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi di atas lima persen, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi bukti kinerja aparatur yang semakin baik dan akuntabel. “Seluruh capaian ini bukan semata angka, tetapi cerminan kerja keras seluruh ASN Pemprov Banten dalam melayani masyarakat. Ke depan, kita akan terus memperkuat budaya kerja berbasis hasil,” tutup Deden.

  • Penulis: adminjuare

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Harapan Hidup Banten Naik Jadi 75,33 Tahun, Andra Soni Harap Lansia Tetap Aktif

    Angka Harapan Hidup Banten Naik Jadi 75,33 Tahun, Andra Soni Harap Lansia Tetap Aktif

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JUARE — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan lansia di tengah naiknya Angka Harapan Hidup (AHH) Provinsi Banten yang kini mencapai 75,33 tahun. Ia berharap, para lansia tetap hidup sehat, aktif, dan produktif. Hal itu disampaikan Andra Soni usai mengikuti kegiatan Senam Bersama Lansia di halaman parkir Gedung Negara Provinsi […]

  • Gubernur Andra Soni Tinjau Pembangunan Frontage Flyover Unyur untuk Atasi Kemacetan

    Gubernur Andra Soni Tinjau Pembangunan Frontage Flyover Unyur untuk Atasi Kemacetan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JUARE — Gubernur Banten Andra Soni meninjau lokasi pembangunan Frontage Flyover Unyur di Kota Serang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran sebesar Rp 25 miliar dari APBD 2026 sebagai langkah percepatan penanganan kemacetan yang kerap terjadi akibat perlintasan kereta api dan arus lalu lintas di jalur Kaligandu–Unyur. […]

  • Tinawati Andra Soni Kenalkan Seragam Ungu Posyandu: Simbol Kebanggaan dan Pemberdayaan

    Tinawati Andra Soni Kenalkan Seragam Ungu Posyandu: Simbol Kebanggaan dan Pemberdayaan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JUARE — Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni memperkenalkan seragam resmi Posyandu dalam kunjungannya ke Posyandu Gurame, Desa Caringin, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Senin (10/11/2025). Seragam berwarna ungu dengan padanan celana hitam serta tulisan Posyandu 6 SPM ini menjadi simbol baru kebanggaan bagi kader Posyandu di seluruh Indonesia. Tinawati mengungkapkan, seragam […]

  • BAZNAS Hadirkan “Ramadhan Ceria Cilegon Juare”, Wadah Kreativitas dan Prestasi Anak Selama Bulan Suci

    BAZNAS Hadirkan “Ramadhan Ceria Cilegon Juare”, Wadah Kreativitas dan Prestasi Anak Selama Bulan Suci

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adminjuare
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JUARE.CO.ID — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan positif dan edukatif, BAZNAS Kota Cilegon menghadirkan program Ramadhan Ceria Cilegon Juare, rangkaian lomba islami dan kreatif bagi anak-anak yang akan digelar mulai 25 Februari hingga 18 Maret 2026 di Cilegon Center Mall. Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Drs. H. Fajri Ali, MM, menyampaikan bahwa kegiatan […]

  • Hari Kedua Operasi Zebra 2025, Ditlantas Polda Banten Prioritaskan Penegakan Humanis

    Hari Kedua Operasi Zebra 2025, Ditlantas Polda Banten Prioritaskan Penegakan Humanis

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JUARE — Pada hari kedua Operasi Zebra Maung 2025, personel Ditlantas Polda Banten melaksanakan kegiatan penegakan dan edukasi keselamatan berlalu lintas di tiga titik rawan pelanggaran, yaitu Traffic Light Ciceri, Traffic Light Sumur Pecung, dan Traffic Light Pisang Mas. Kegiatan berlangsung sejak pagi dengan fokus pada pengaturan lalu lintas, pemeriksaan kendaraan, hingga penindakan terhadap pelanggaran […]

  • Desa Cikedung Naik Kelas, Tinawati Andra Soni Apresiasi Kemandirian dan Gotong Royong Warga

    Desa Cikedung Naik Kelas, Tinawati Andra Soni Apresiasi Kemandirian dan Gotong Royong Warga

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle adminjuare
    • visibility 30
    • 0Komentar

    JUARE — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni melakukan pembinaan pelaksanaan lomba dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Provinsi Banten di Desa Cikedung, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini menjadi istimewa karena Desa Cikedung baru saja naik status dari desa tertinggal menjadi desa berkembang pada tahun 2025. […]

expand_less